
Roomies, pernah nggak merasa ruangan jadi kurang segar dan pengap karena debu menumpuk di gorden? Bukan cuma bikin ruangan kelihatan kusam, tapi juga bisa mengganggu kesehatan, lho.
Gorden sendiri berfungsi layaknya filter udara alami di rumah, setiap hari menahan debu, asap, hingga kotoran dari luar.
Kalau dibiarkan terlalu lama, gorden bisa jadi sarang bakteri dan tungau. Karena itu, kamu perlu mengikuti beberapa cara mencuci dan merawat gorden! Yuk, simak penjelasannya.
Kenapa Gorden Harus Rajin Dicuci?
Keberadaan gorden layaknya seperti filter udara alami di rumah, karena dapat menahan debu, asap, dan kotoran dari luar.
Kalau jarang dicuci, gorden bisa jadi tempat berkumpulnya bakteri dan tungau yang bikin udara dalam ruangan terasa pengap.
Idealnya, gorden dicuci setiap 2–3 bulan sekali, tergantung seberapa sering digunakan. Selain itu, gorden juga punya fungsi penting lain, seperti:
- Menyaring debu dan kotoran dari luar.
- Menahan sinar matahari agar ruangan terasa sejuk dan nyaman.
- Memberi sentuhan estetik yang bikin ruangan lebih menarik.
Cara Mencuci Gorden yang Benar

- Cek Label Perawatan : Setiap gorden biasanya sudah dilengkapi label perawatan khusus. Ada yang aman dicuci dengan mesin dan secara manual. Selalu cek label perawatan khusus sebelum mencuci agar kualitas kain gorden tetap terjaga dan awet lebih lama.
- Vacuum dan Hilangkan Debu Terlebih Dahulu : Sebelum dicuci, singkirkan terlebih dahulu debu yang menempel. Kamu bisa menggunakan vacuum cleaner atau cukup dikibas perlahan. Langkah ini membuat proses pencucian lebih efektif dan hasilnya lebih bersih.
- Pilih Cara Mencuci Sesuai Jenis Kain : Gunakan air dingin atau sehangat kuku saat mencuci. Hindari air panas karena bisa membuat serat kain menyusut dan warna cepat pudar.
- Gorden tipis (sheer/voile) : Cuci manual dengan tangan menggunakan detergen lembut.
- Gorden tebal (blackout/velvet) : Bisa dicuci dengan mesin mode lembut atau dry clean agar serat tetap terjaga.
- Gorden berbahan campuran : Cukup direndam sebentar agar warna kain tidak cepat luntur.
- Gunakan Deterjen yang Tepat : Pilih deterjen cair dengan formula lembut agar kain tetap awet dan halus. Hindari pemutih karena dapat membuat warna cepat pudar dan merusak serat kain.
- Jangan Diperas Terlalu Keras : Setelah dicuci, jangan diperas terlalu keras. Cukup ditekan perlahan atau gunakan handuk untuk menyerap sisa air. Biarkan sedikit lembab lalu segera jemur agar serat tidak rusak.
- Keringkan Dengan Cara Digantung : Jemur gorden dengan cara digantung, jangan dilipat. Selain kain cepat kering, cara ini juga mengurangi lipatan sehingga tidak perlu banyak disetrika. Sebaiknya hindari menjemur langsung di bawah sinar matahari terik agar warna tidak mudah pudar dan menyusut.
Tips Penting Agar Gorden Selalu Awet
Ada beberapa tips simpel yang wajib kamu ketahui, agar gorden awet dan tampil menawan:
- Jemur gorden di tempat teduh, agar serat kain tidak cepat rusak dan warnanya tetap terjaga.
- Setrika dengan suhu rendah, sesuai jenis kain agar tetap rapi tanpa merusak serat.
- Untuk gorden berukuran besar, sebaiknya serahkan ke laundry profesional minimal setahun sekali.
Gorden yang terawat akan selalu memberi sentuhan segar pada ruangan sekaligus menjaga kualitas udara di rumah. Jika ingin hasil lebih rapi tanpa ribet, serahkan pada jasa laundry profesional, tapi kalau kamu ingin suasana baru, intip koleksi gorden lengkap di Home Decor Indonesia, siapa tahu ada yang cocok buat upgrade rumahmu.
