Dalam beberapa tahun terakhir, gaya dekorasi rumah mengalami perubahan besar dan ruang makan menjadi salah satu ruang yang paling terasa evolusinya.
Jika dahulu kursi makan klasik selalu dianggap sebagai standar kenyamanan, kini semakin banyak desainer yang mulai mengeksplorasi tren seating ruang makan yang lebih kreatif, fleksibel, dan berkarakter.
Pergeseran ini tidak hanya menawarkan kenyamanan fisik, tetapi juga menciptakan atmosfer yang lebih hangat dan intim.
Di sini, tren seating ruang makan berkembang menjadi pilihan utama para pemilik rumah yang menginginkan ruang yang terasa personal dan terkurasi.
Menurut co-founder interior design studio Simpson and Voyle Angela Simpson, pendekatan baru ini memungkinkan ruang makan tampil lebih “intimate, cocooning, and indulgent.”
Dengan kata lain, tren seating ruang makan membawa sentuhan kedekatan yang sebelumnya tidak pernah ditonjolkan di area ini.
Ruang bukan hanya tempat makan, tapi ia menjadi ruang untuk berbagi cerita, mempererat hubungan, dan menyambut tamu dengan kehangatan visual maupun emosional.
Nah berikut ini simple hack untuk menghadirkan ruang makan yang lebih dari sekedar tempat makan.
1. Letakkan Sofa di Ruang Makan

Mungkin terdengar agak aneh, namun siapa sangka bahwa sofa, yang biasanya menjadi pusat kenyamanan ruang keluarga, kini menjadi bintang utama dalam tren seating ruang makan?
Kehadiran “dining sofas” menawarkan atmosfer homey yang langsung mengundang siapa pun untuk duduk lebih lama.
Desainer interior Laura Stephens menjelaskan bahwa sofa memiliki kedalaman dudukan yang lebih nyaman dibanding kursi makan biasa, sehingga menghadirkan sensasi relaks yang menyempurnakan suasana jamuan makan.
Sofa juga menghadirkan garis visual yang bersih. Tidak adanya kaki kursi yang berjejer membuat ruang tampak lebih rapi dan lapang.
Selain itu, material sofa seperti linen tebal, velvet, hingga bouclé menambahkan lapisan tekstur yang memperkaya estetika ruang makan.
Penggunaan sofa sebagai elemen utama tren seating ruang makan juga menjadi solusi praktis bagi ruang dengan ukuran terbatas, karena dapat menggantikan beberapa kursi sekaligus.
2. Banquette Seating untuk Suasana Lebih Dekat

Gaya ini mungkin sering kamu temukan di beberapa restoran atau tempat makan.
Banquette adalah salah satu bintang terbesar dalam tren seating ruang makan, terutama bagi pemilik rumah yang mendambakan suasana makan yang lebih hangat dan akrab.
Angela Simpson menyebut banquette sebagai seating yang mampu memberikan “meaningful sense of place”.
Bentuknya yang menyudut atau memanjang memberikan rasa kedekatan, sekaligus menyingkirkan kesan formal yang sering muncul pada pengaturan kursi tradisional.
Banquette juga fleksibel secara estetika. Upholstery menentukan gaya: kulit kecokelatan untuk penampilan klasik modern, linen bermotif halus untuk nuansa kontemporer, atau velvet tebal untuk kesan mewah.
Banquette dengan sandaran tinggi memberi drama arsitektural, menciptakan efek “cocooning” yang semakin mempertegas kehadiran tren seating ruang makan ini.
Tidak harus selalu custom, banquette siap beli kini juga semakin mudah ditemukan dan lebih praktis dalam instalasi.
3. Stool yang Fleksibel

Stool merupakan jenis tempat duduk yang tidak memiliki sandaran.
Keuntungan terbesar dari stool adalah kebebasan. Dalam tren seating ruang makan, stool menjadi elemen yang menghadirkan kesan “tidak kaku”, seperti yang dijelaskan oleh Philipp Roessler dari Nutsandwoods.
Tanpa orientasi duduk yang tetap, tanpa sandaran, dan tanpa arm, stool terasa ringan, luwes, dan serbaguna.
Pemilik rumah bisa dengan mudah memindahkannya dari meja makan ke jendela untuk menikmati kopi pagi, atau menggunakannya sebagai side table.
Agar tampak premium, pemilihan material menjadi kunci. Solid oak, blackened wood, aluminium matte, atau stainless steel brushed.
Dengan material yang tepat, stool tidak lagi terlihat sebagai opsi “darurat”, tetapi menjadi bagian berkelas dari tren seating ruang makan yang semakin banyak diadaptasi oleh desainer modern.
4. Built-In Seating untuk Ruang Maksimal

Built-in seating adalah solusi pintar yang menyatukan estetika dan fungsionalitas.
Andrew Griffiths dari A New Day Design Studio menjelaskan bahwa jenis seating ini sangat ideal untuk ruang dengan arsitektur rumit, sudut tajam, atau layout yang tidak simetris.
Dalam konteks tren seating ruang makan, built-in seating memaksimalkan area yang biasanya mubazir, misalnya sudut ruangan yang tidak mungkin dipasang kursi biasa.
Selain mengoptimalkan ruang, built-in seating memberi kesan desain yang matang dan terencana.
Banyak klien kini memintanya karena selain hemat tempat, seating ini menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk aktivitas harian seperti bekerja sambil minum kopi, sarapan cepat, atau jamuan makan yang berlangsung lama.
Konsep ini menegaskan bahwa tren seating ruang makan bukan hanya soal tampilan, tetapi juga tentang bagaimana ruang digunakan secara praktis namun tetap elegan.
5. Window Seat sebagai Focal Point

Window seat adalah salah satu elemen yang kembali populer karena memadukan estetika dan fungsi dengan elegan.
Menurut 2LG Studio, semakin banyak klien yang memilih window seat untuk memaksimalkan penggunaan ruang sekaligus memperindah sudut rumah.
Dalam tren seating ruang makan, window seat menghadirkan nuansa seperti restoran boutique. Nyaman, intimate, dan stylish.
Seating ini juga memberi ruang untuk eksplorasi warna dan motif melalui upholstery.
Pada ruang makan kecil, window seat menjadi penyelamat yang menghemat ruang tanpa mengorbankan kenyamanan atau kesan mewah.
Tidak heran bila semakin banyak desainer menjadikan window seat bagian penting dalam tren seating ruang makan modern.
Penutup
Dengan hadirnya berbagai alternatif seperti sofa, banquette, stool, hingga window seat, tren seating ruang makan mengubah cara kita memahami ruang makan.
Area ini tidak lagi sekadar tempat menyantap makanan, tetapi menjadi ruang yang membangun koneksi, memperkaya suasana, dan mengekspresikan gaya personal.
Setelah menentukan jenis seating yang paling sesuai, pemilik rumah dapat menata ulang elemen lain untuk memastikan tidak ada “dining room mistakes” yang mengurangi keindahan dan kenyamanan ruangan.
Baca juga: Sofa Bed Nyaman: 5 Hal yang Wajib Ada agar Tamu Merasa Betah
